Polres Fakfak Monitor Harga dan Stok Bapokting Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Fakfak-tajukterkini.com-Kepolisian Resor Fakfak melalui Satgas Pangan melaksanakan kegiatan monitoring harga dan stok Bapokting di wilayah Fakfak menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Hal ini dilaksanakan guna memastikan stok harga Bapokting (bahan pokok penting) dan Ketersediaan Stok menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2024.
Dari pantauan media ini pada Kamis (4/4/2024), Satgas Pangan Polres Fakfak melakukan pengecekan di beberapa toko besar dan Pasar Ikan Tanjung Wagom.
Kapolres Fakfak AKBP Hendriyama,SE.,MH mengatakan, “Melalui Satgas Pangan Polres Fakfak telah dilakukan pemantauan di sejumlah titik atau pusat perbelanjaan warga Fakfak dan secara umum ketersediaan sejumlah bapok aman untuk menjelang Idul fitri 1445 Hijriah,” ujar Kapolres Fakfak.
Kapolres Fakfak menyebutkan, untuk harga beras terpantau stabil, mulai dari beras medium dengan harga Rp 16.000 per kg.
“Beras premium juga stabil dijual dengan harga Rp 18.000 per kg dan beras medium Bulog masih dijual dengan harga Rp 11.800 per kg,” sebutnya.
Sementara itu, dikatakannya untuk harga minyak goreng jenis premium dibanderol dengan harga Rp 20.000 per liternya.
“Sebelumnya harga minyak goreng premium ini dijual dengan harga Rp 22.000 per liter, sehingga ini ada naik sedikit sekitar Rp 2.000 saja,” rincinya.
Minyak goreng merek Minyak Kita turun harga Rp.1000, di mana sebelumnya dijual seharga Rp 19.000 per liter dan saat ini yang beredar di pasaran dijual Rp 18.000 per liter.
“Kemudian Tim Satgas Pangan Polres Fakfak juga memantau gula pasir jenis curah dengan harga sebelumnya Rp. 20.000 per kg
dan nyatanya saat ini masih stabil dijual Rp 20.000 per liter,” tuturnya.
Lalu memgenai harga untuk gula pasir kemasan dijual dengan harga sebelumnya Rp 25.000 per kg.
“Saat kami cek dan pastikan di pasar, nyatanya tim menemukan harganya telah turun menjadi Rp 22.000 per kg,” sambung Kapolres.
Tak hanya itu saja, daging ayam, telur ayam cabe, cabe rawit merah, cabe rawit hijau, bawang merah dan bawang putih juga kami monitor,” tuturnya.
Untuk daging ayam ras saat ini di pasaran dijual Rp 37.000, telur ayam Rp 39.500 per kg, cabe keriting Rp 70.000 per kg, cabe rawit merah Rp 80.000 per kg, cabe rawit hijau Rp 40.000, bawang merah dan putih Rp 50.000 per kg.
“Lalu untuk tepung terigu juga tak mengalami kenaikan harga karena masih dijual dengan harga normal Rp 13.000 per kg ,” katanya.
Lelaki murah senyum itu merincikan pula khusus untuk susu kental manis di pasaran Fakfak masih dijual dengan harga Rp 15.000 per pak.
“Kemudian tak luput, kami memantau 3 jenis sayuran yakni sawi hijau, kangkung dan kacang panjang. Masing-masing harganya relatif aman yakni Rp 25.000 per kg, Rp 15.000 per kg, Rp 15.000 per kg,” rinci AKBP Hendriyana.
Dikatakan pihaknya, melalui pantauan Satgas Pangan Polres Fakfak ini untuk memastikan kemungkinan adanya penimbunan maupun permainan harga yang dilakukan oleh supplier maupun pengecer.
” Sehingga bisa dapat menimbulkan terjadinya lonjakan harga nantinya saat menjelang lebaran seperti ini,” pungkasnya.
Ke depannya, AKBP Hendriyana berharap perlu ditingkatkan giat monitoring perkembangan harga bahan pokok dan barang penting lainnya di Kabupaten Fakfak Papua Barat.
“Tujuannya guna mengantisipasi adanya penimbunan dan permainan harga dari para supplier maupun pengecer,” tutupnya.
Red”Y.M



