Fakfak, Papua Barat – Antusiasme masyarakat Kabupaten Fakfak terhadap penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 417 peserta mendaftar secara online, dengan 355 orang telah terverifikasi, sementara 62 lainnya masih dalam proses verifikasi administrasi.
Data tersebut merupakan hasil rekapitulasi Daftar Animo RIM Terpadu Polres Fakfak per tanggal Senin, 30 Maret 2026, yang mencerminkan tingginya minat generasi muda Fakfak untuk mengabdikan diri sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia.
Secara komposisi, dari total 417 pendaftar, terdiri dari 316 pria dan 101 wanita. Dari jumlah tersebut, sebanyak 278 pria dan 77 wanita telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi (MS), sehingga total peserta terverifikasi mencapai 355 orang. Sementara itu, 38 pria dan 24 wanita (total 62 orang) masih dalam tahapan melengkapi proses verifikasi.
Dari sisi jalur seleksi, Bintara PTU Berkemampuan SPKT menjadi formasi paling diminati dengan jumlah pendaftar mencapai 373 orang, di mana 321 di antaranya telah terverifikasi. Selain itu, jalur Akpol mencatat 12 pendaftar dengan 9 peserta terverifikasi. Jalur lainnya seperti Bintara Polair, Bintara Intelijen, Bakomsus, hingga Tamtama Brimob juga diminati, meskipun dengan jumlah yang lebih terbatas.
Kapolres Fakfak melalui Waka Polres Fakfak, Kompol Henderjetha H. Yassu, S.H., menegaskan bahwa tingginya animo ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sekaligus menjadi tanggung jawab besar untuk menjaga integritas proses seleksi.
“Kami memandang angka ini sebagai representasi harapan dan semangat generasi muda Fakfak untuk mengabdi kepada bangsa. Oleh karena itu, kami pastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik percaloan. Tidak ada ruang untuk titipan—yang menentukan adalah kualitas dan kesiapan peserta,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.
“Jangan pernah tergiur dengan janji kelulusan dari oknum manapun. Tidak ada jalan pintas dalam penerimaan Polri. Kejujuran, kerja keras, dan kesiapan diri adalah kunci utama untuk berhasil,” tambahnya.
Selanjutnya, peserta yang telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi akan mengikuti tahapan pemeriksaan administrasi (rikmin) yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 4 April 2026, bertempat di Aula Polres Fakfak.
Dengan capaian ini, Polres Fakfak optimis mampu mencetak calon anggota Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian.
*Humas Polres Fakfak*


