Kepala Kantor Kementrian Agama Papua Barat Letakkan Batu Pertama Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di Fakfak Timur Tengah

Fakfak-tajukterkini.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat, Luksen Jems Mayor, bersama dengan Kepala Bagian Tata Usaha Abdul Rumkel, Kepala Bidang Pendidikan Islam Sirajudin Bauw, serta beberapa staf Bimas Islam, tiba di Kampung Wambar, Distrik Fakfak Timur Tengah,Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat.


Kehadiran Kepala Kantor Kementrian Agama Papua Barat tersebut untuk meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji.
Di tengah suasana hujan, rombongan yang juga didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Fakfak dan stafnya, memulai perjalanan menuju lokasi peletakan batu pertama. Setibanya di lokasi, mereka disambut hangat oleh Kepala Distrik Fakfak Timur Tengah Marthen Wouw, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.
Dalam sambutannya, Marthen Wouw yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati serta Pemerintah Daerah Fakfak Timur Tengah, mengapresiasi inisiatif Kementerian Agama pusat dan provinsi Papua Barat atas pembangunan ini. “Kami berterima kasih atas dukungan ini dan berharap proses pembangunan berjalan lancar hingga peresmian gedung,” ujar Wouw.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat, Luksen Jems Mayor, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah distrik, dan warga Kampung Wambar yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan gedung ini. “Gedung ini tidak hanya untuk pernikahan, tapi juga untuk kegiatan keagamaan lainnya. Kami berharap pelayanan bisa berjalan dengan baik dan lancar,” kata Luksen.
Beliau juga mengingatkan para kontraktor akan tantangan yang dihadapi selama proses pembangunan. “Kami mengharapkan tugas ini bisa diselesaikan dengan baik meskipun ada keterbatasan anggaran. Gedung ini milik masyarakat kampung, bukan hanya Kementerian Agama. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan bisa mengawasi agar proses pembangunan berjalan dengan baik,” Pungkasnya.
Luksen juga menekankan pentingnya koordinasi jika ada kendala teknis dan memastikan fasilitas dasar seperti listrik dan air tersedia saat gedung mulai digunakan. Selain itu, gedung KUA ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar anak-anak.
Setelah acara peletakan batu pertama, rombongan menikmati jamuan yang telah disiapkan oleh masyarakat Kampung Wambar, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pada hari itu.
Red”Y.M


